Di mana dari catatan yang diterima jajarannya, banjir rob yang melanda merendam beberapa benda elektronik dan berkas-berkas berharga lainnya.
“Ada beberapa dokumen dan administrasi sekolah yang ikut terendam. Lalu ada juga LCD 2 unit. Kalau ketinggian air sempat mencapai lutut orang dewasa,” pungkasnya.
Terpisah, Kepala SDN Alalak Utara 1 Banjarmasin, Marina Mahdalena membenarkan, bahwa banjir rob yang melanda menimbulkan dampak yang cukup besar.
Bahkan jika dihitung-dihitung, kerugian materiil yang dialami mencapai puluhan juta rupiah.
“Harga LCD itu saja sekitar Rp7 juta. Belum lagi sound portable dan AC. Kebiasaan dari sisi kanan sekolah tidak biasa masuk. Lalu setelah kegiatan kita ditaruh di lantai aja. Ternyata juga ikut terendam,” jelas wanita 54 tahun itu. (*)
Editor: Erna Djedi







