WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Intensitas hujan beberapa hari terakhir tinggi, Jalan Liang Anggang Banjarbaru yang berbatasan dengan Kabupaten Tanah Laut di lokasi proyek becek, membuat aktifitas warga setempat lumpuh.

Ketua RT 3 Pengayuan Liang Anggang Banjarbaru, Umbar Supriadi kepada wartabanjar.com mengharapkan agar pelaksanaan proyek tersebut cepat selesai. Warga sudah cukup lelah dan tidak bisa berusaha.

Atas kondisi jalan yang becek selama pelaksanaan proyek tersebut, ada warga yang nekat melewati jalan itu dan ada juga yang menggunakan jalan alternatif lain.

“Kondisi seperti bubur,” tambah Umbar Supriyadi, Jumat (12/11/2021).

Warga setempat, Hendra juga mengharapkan, pelaksanaan perbaikan Jalan Liang Anggang itu cepat selesai.

“Semoga cepat selesai saja, biar bisa aktivitas seperti biasa karena kasian juga sama anak-anak yang mau sekolahan,” harapnya.

Berikut foto kondisi perbaikan Jalan Liang Anggang Banjarbaru.

Hendra untuk wartabanjar.com : Kondisi Jalan Liang Anggang Banjarbaru di lokasi proyek perbaikan jalan, Jumat (12/11/2021).
Kertua RT 03, Umbar Supriadi untuk wartabanjar.com : Kondisi Jalan Liang Anggang Banjarbaru, di lokasi perbaikan jalan. Ketika hujan kondisi jalan seperti bubur.

Proyek perbaikan Jalan Liang Anggang yang dikerjakan oleh PT Anugerah Karya Agra Sentosa itu dikeluhkan warga, selain pada musim hujan juga saat musim panas. Warga mengeluhkan debu karena minimnya penyiraman.

Pada papan proyek tertulis, nilai proyek sekitar Rp 41 miliar bersumber dari dana APBN tahun anggaran 2021. Waktu pelaksanaan selama 157 hari, kontraktor pelaksana PT Anugerah Karya Agra Sentosa, konsultan pengawas PT Prima Cipta Karsa.

Panjang ruas sekitar tiga kilometer.

Humas Balai Jalan Nasional Wilayah Kalimantan Selatan, M Efendi ketika dikonfirmasi wartabanjar.com beberapa kali, menyampaikan agar keluhan masyarakat tersebut disampaikan melalui surat ditujukan ke Balai Jalan Nasional Wilayah Kalimantan Selatan. (has)

Editor : Hasby