WARTABANJAR.COM – Bos Ducati, Paolo Ciabatti, marah besar atas kejadian unboxing illegal yang terjadi jelang balapan world superbike di Sirkuit Mandalika pada 19-21 November 2021.
Kemarahan bos Ducati dipicu aksi konyol yang dilakukan salah satu panitia MGPA asal Indonesia yang membuka logistik pabrikan Italia tersebut secara ilegal.
Staf tersebut tampak berpose dan mencoba mengutak-atik motor Ducati milik Michael Rinaldi.
Foto dan video rekaman tersebut beredar luas di media sosial hingga sampai ke Ducati.
Diketahui, kargo logistik para pembalap hanya boleh dibuka oleh otoritas kepabeanan negara setempat dan tim pemilik kargo. Ini dilakukan demi mencegah spionase dan manipulasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
Direktur Eksekutif SBK Gregorio Lavilla langsung menyampaikan permintaan maaf kepada Ducati dan mengaku telah memecat panitia lokal yang melakukan hal tersebut.
“Kami minta maaf sebesar-besarnya. Insiden ini di luar kontrol kami. Karyawan yang membuka kargo tersebut sudah dipecat,” kata Lavilla.
Belum diketahui apakah panitia lokal tersebut membuka boks kargo tim pabrikan lainnya.
Penyelidikan internal oleh MGPA sedang dilakukan untuk memberikan kepastian kepada tim lain.
Foto dan video saat cargo Ducati dibuka itu, kini marak beredar di dunia maya di antaranya melalui laman Twitter.







