Gambut dan Kertak Hanyar Wilayah Strategis Nasional Banjarbakula

Konsultasi publik ini sendiri di pimpin oleh Sekda Banjar HM Hilman, dihadiri Anggota Komisi III DPRD Banjar Iwan Bora, Camat Gambut dan Kertak Hanyar,  sejumlah Kepala SKPD Banjar, dan para Pengusaha.

Sekda Banjar HM Hilman mengatakan, diskusi ini sangat penting mengingat kalsel sebagai penyangga ibukota negara. Jika nantinya Kota Banjarmasin sudah penuh maka kawasan Gambut dan Kertak Hanyar menjadi pilihan untuk hunian. Maka dari itu luasan kapling maksimal untuk perumahan juga perlu dibicarakan dengan para pengembang.

Sementara itu Faisal dari Himpunan Keluarga Tani Indonesia (HKTI) Kabupatrn Banjar mengatakan, dari 54 persen luasan pertanian di Kertak Hanyar harus mendapat perhatian, terutama saluran irigasi dan drainasenya.

“Apakah saluran drainasenya sudah berfungsi dengan maksimal, juga saluran irigasi yang memadai,”  ujarnya.

Menurutnya, pembangunan yang dilakukan juga harus memperhatikan faktor lingkungan. Ia menjelaskan pembangunan dibelakang tembok gedung hendaknya dibikin jalan.

“Hal ini dilakukan agar tidak ada limbah cair yang mengalir kebelakang gedung,, karena adanya jalan,” ujarnya.

HM Hilman berharap konsultasi publik tersebut bisa menghasilkan solusi yang baik untuk pertanian, jangan sampai lama kelamaan sektor pertanian akan terpinggirkan. (Bjr)

Editor : Hasby