“TMMD tentu harus dilaksanakan secara bersama-sama, TNI bersama Polri, bersama kementerian, lembaga pemerintah non kementerian, pemerintah daerah, dan juga mengajak masyarakat setempat. Berkaitan ini maka tentu peran semua pihak ada di dalamnya,” tandasnya.
Dikatakan Jenderal Bintang Satu ini, TNI melaksanakan TMMD ini dengan sistem bottom up, yaitu masyarakat di daerah melaksanakan musyawarah, melaksanakan rapat, mengusulkan kepada pemerintah daerah secara berjenjang sampai tingkat DPRD, kemudian diketok palu untuk dilaksanakan TMMD yang akan dilaksanakan oleh TNI, yang ada di wilayah dalam hal ini Kodim setempat.
“TMMD di Kabupaten Kotabaru, dilaksanakan oleh Kodim 1004/Kotabaru. Ini yang kita laksanakan, peran masyarakat sangat kita butuhkan, karena akan ada kolaborasi atau kerjasama, sehingga penyelesaiannya akan lebih cepat, tetapi tanpa meninggalkan kualitas dan target sasaran yang telah ditetapkan,” Danrem 101/Antasari.
Bupati Kotabaru, H Sayed Jafar Alydrus SH, menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI yang melaksanakan TMMD di wilayah Kotabaru.
“TMMD ke-112 ini yang dilakukan oleh Kodim 1004/Kotabaru, sangat memberikan banyak manfaat di antaranya adalah menghubungkan akses jalan yang selama ini tidak ada akses dari Desa Rampa Manunggul Kecamatan Sampanahan menuju Desa Rampa Manunggul Baru Kecamatan Sungai Durian sejauh 6 km serta pengerasan jalan sepanjang 1,3 km,” ujar Bupati dua periode ini.







