Bravo TNI! Berhasil Hubungkan Dua Kecamatan di Kotabaru Melalui Program TMMD Ke-112

Melalui TMMD, kata Danrem, diharapkan daerah tersebut terbebas dari isolasi, daerah tersebut akan bergerak roda ekonomi, dan yang terakhir dalam segi keamanan bahwa dengan kita masuk ke desa, maka kita membangun sistem pertahanan secara dini atau lebih awal.

“TMMD tentu harus dilaksanakan secara bersama-sama, TNI bersama Polri, bersama kementerian, lembaga pemerintah non kementerian, pemerintah daerah, dan juga mengajak masyarakat setempat. Berkaitan ini maka tentu peran semua pihak ada di dalamnya,” tandasnya.

Dikatakan Jenderal Bintang Satu ini, TNI melaksanakan TMMD ini dengan sistem bottom up, yaitu masyarakat di daerah melaksanakan musyawarah, melaksanakan rapat, mengusulkan kepada pemerintah daerah secara berjenjang sampai tingkat DPRD, kemudian diketok palu untuk dilaksanakan TMMD yang akan dilaksanakan oleh TNI, yang ada di wilayah dalam hal ini Kodim setempat.

“TMMD di Kabupaten Kotabaru, dilaksanakan oleh Kodim 1004/Kotabaru. Ini yang kita laksanakan, peran masyarakat sangat kita butuhkan, karena akan ada kolaborasi atau kerjasama, sehingga penyelesaiannya akan lebih cepat, tetapi tanpa meninggalkan kualitas dan target sasaran yang telah ditetapkan,” Danrem 101/Antasari.

Bupati Kotabaru, H Sayed Jafar Alydrus SH, menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI yang melaksanakan TMMD di wilayah Kotabaru.

“TMMD ke-112 ini yang dilakukan oleh Kodim 1004/Kotabaru, sangat memberikan banyak manfaat di antaranya adalah menghubungkan akses jalan yang selama ini tidak ada akses dari Desa Rampa Manunggul Kecamatan Sampanahan menuju Desa Rampa Manunggul Baru Kecamatan Sungai Durian sejauh 6 km serta pengerasan jalan sepanjang 1,3 km,” ujar Bupati dua periode ini.

Selain itu, tambah Sayed Jafar, bedah Rumah RTLH sebanyak 3 buah dan perbaikan MCK yang sudah dilakukan oleh Kodim 1004/Kotabaru. “Kami mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Kotabaru mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI AD, khususnya Kodim Kodim 1004/Kotabaru,” tutupnya.

Sementara Kepala Desa Desa Rampa Manunggul, H Abdul Hamid, juga mengaku senang wilayahnya menjadi program TMMD.

“Terima kasih kepada kepada Kodim 1004/Kotabaru yang dapat melaksanakan program TMMD ini di desa kami, maka dengan adanya program pembangunan jalan ini, warga desa sangat senang sekali. Dulunya jalan ini susah untuk dilalui, dengan adanya pembangunan jalan ini, warga sangat senang sekali. Sehingga dengan adanya jalan ini, harapannya hasil kebun dan pertanian masyarakat lebih mudah diangkut,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Paur Prod Penrem 101/Antasari Letda Caj l Gusti Komang Santikayana., M.l.Kom. mengatakan “TMMD ini merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan kementerian, lembaga pemerintah non kementerian, pemerintah daerah dan juga komponen bangsa lainnya. Kegiatan ini adalah upaya untuk memberdayakan masyarakat dan wilayah desa, dengan membangun ataupun perbaikan terhadap sarana dan prasarana, serta fasilitas umum yang berada di wilayahnya”, ucapnya.

“Salah satu sasaran TMMD ke-112 wilayah Korem 101/Antasari, dalam hal ini Kodim 1004/ Kotabaru adalah, pembuatan jalan sepanjang 6000 meter dengan kelebaran 10 meter yang merupakan daerah tertinggal, jalan ini mampu menghubungkan dua kecamatan di Kabupaten Kotabaru. Dengan selesainya jalan ini, sangat berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat, yang mayoritas berprofesi sebagai petani. Harapan dari pelaksanaan TMMD ini adalah, meningkatkan akselerasi pembangunan infrastruktur serta membuka daerah yang terisolir, sehingga dapat meningkatkan kehidupan berbangsa dan bernegara, dalam rangka terpeliharanya kemanunggalan TNI dengan rakyat,” jelas dia. (edj/penrem)

Editor: Erna Djedi