WARTABANJAR.COM, HULU SUNGAI TENGAH – Proses pencarian Mukri (77) Kamis (30/9/2021) malam akhirnya dihentikan sementara sekitar pukul 22.00 Wita, yang mana pencarian sempat berlangsung pada malam hari.
Rekanan emergency gabungan akan kembali melanjutkan proses pencarian pada pukul 07.00 Wita, Jumat (1/10/2021). Hal ini disampaikan aparat desa dihadapan para relawan yang berada di lokasi.
Mukri sehari-hari pekerjaannya mencari ikan ini membuat pihak keluarga waswas. Warga Desa Mantaas, Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan itu pun mencari keberadaan Mukri.
Diwartakan sebelumnya, menurut keterangan saksi, Mukri pergi membangkit lukah atau memasang perangkap ikan menggunakan jukung pada Rabu (29/9/2021) pagi dan terakhir ada bertemu sekitar pukul 09.00 beliau dalam keadaan bekerja mencari ikan.
“Biasanya beliau sekitar pukul 14.00 Wita sudah pulang ke rumah, paling lambat sore atau malam. Tetapi hingga sore dan ditunggu malam hari, tak kunjung pulang,” ucap seorang saksi yang juga masih ada keterkaitan keluarga dengan Mukri, Salim.
Selepas waktu salat Isya, warga pun melakukan pencarian ke tempat-tempat atau lokasi biasa Mukri mencari ikan. Namun pencarian nihil alias korban tidak di temukan dan perahu atau jukung dan barang-barang beliau juga tidak ditemukan.
Menurut keterangan anaknya, sebelumnya juga pernah tidak pulang atau hilang saat pergi mencari ikan. Dilakukan pencarian oleh warga, dan ditemukan dalam keadaan sakit perut. (ehn/dyn)