WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN– Tumpukan sampah yang menggunung di Pasar Sentra Antasari, Kota Banjarmasin, kembali mencemari lingkungan dan mengganggu aktivitas warga serta pedagang.
Kondisi ini telah berlangsung selama sekitar satu bulan terakhir.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa sampah organik dan plastik tampak berserakan di sepanjang jalan masuk pasar.
Bau menyengat dari tumpukan sampah tersebut membuat pengunjung dan pedagang merasa tidak nyaman.
Sejumlah pedagang bahkan mengeluhkan turunnya jumlah pembeli akibat kondisi pasar yang kotor.
Muhammad Saleh, seorang juru parkir di pasar tersebut, mengungkapkan bahwa penumpukan sampah sudah terjadi selama sebulan ini.
Meskipun pengangkutan sampah tetap dilakukan setiap hari, volumenya terus bertambah.
“Sampah ini sudah menumpuk sebulan. Memang tiap hari diangkut, tetapi yang buang sampah di sini terus bertambah,” paparnya.
Dulu, lanjut Saleh, biasanya sampah diangkut tiga kali sehari ke TPA Basirih, tetapi dikarenakan TPA tersebut ditutup, sampah harus dibuang ke TPA Banjar Bakula di Banjarbaru yang waktu tempuhnya 4 jam.
“Jadi, hanya bisa dua kali pengangkutan per hari, dan waktunya 4 jam sekali, akhirnya kontainer menumpuk dan jadinya seperti ini,” jelas Saleh.
Ia juga menambahkan, kondisi ini berdampak pada aktivitas pedagang yang biasa berjualan sejak dini hari.







