Pertimbangan pembatasan ini akan mengarah kepada lockdown total yang telah dimulai sejak hari pertama dari empat hari masa liburan Festival Pertengahan Musim Gugur. Biasanya, periode ini menjadi puncak musim perjalanan di seluruh China.
Adapun sejumlah pembatasan yang telah diterapkan di antaranya larangan mengunjungi kompleks perumahan Xiamen tanpa persetujuan, lalu lintas kendaraan yang tidak penting dilarang keluar masuk area perumahan. Selanjutnya dilarang makan di restoran dan kafe serta tempat lainnya.
Sebelumnya, pusat transportasi Xiamen juga telah melaporkan 92 kasus COVID-19 dalam seminggu terakhir. Itu merupakan setengah dari jumlah kasus di Putian, di mana infeksi pertama dilaporkan pada 10 September.
Pihak berwenang Xiamen pada Senin (13/9/2021) mengatakan pasien pertama di klaster Xiamen melakukan kontak dekat dengan kasus di Putian. Kemudian, kedua kota tersebut memulai test dan tracing di seluruh kota pada hari Selasa (14/9/2021).
Sementara itu, sejak 10 September, provinsi Fujian telah melaporkan 292 kasus COVID-19. Wabah ini terjadi menjelang liburan Hari Nasional selama seminggu yang dimulai pada 1 Oktober. Periode ini merupakan musim turis yang jauh lebih sibuk daripada festival Pertengahan Musim Gugur.
Wabah lokal terjadi terakhir pada akhir Juli hingga Agustus lalu dan menyebar ke puluhan kota di China. Hal tersebut kembali menekan sektor pariwisata, perhotelan, dan transportasi China. (*)
Sumber: Reuters
Editor: Erna Djedi







