Banjarbaru Bakal Laksanakan PTM Terbatas Oktober Mendatang

“Syaratnya, menerapkan protokol kesehatan yang utama, disamping kesiapan sarana prasarana termasuk alat pengukur suhu tubuh, tempat cuci tangan, alat untuk sterilisasi ruangan dan lainnya,” sebut dia.

Ditekankan, penerapan PTM harus mendapat persetujuan orang tua agar proses belajar mengajar tetap bisa berjalan ditengah pandemi Covid-19 yang masih menghantui meski pun kasusnya di Banjarbaru menurun.

“Persetujuan orang tua siswa sebagai bentuk dukungan diperlukan sehingga proses belajar mengajar bisa berjalan lancar disamping pengawasan pada anaknya,” ucap Wali Kota didampingi Wawali Wartono.

Dikatakan, Pemkot Banjarbaru akan memberikan reward kepada sekolah yang mampu menjalankan protokol kesehatan ketat selama proses PTMT berjalan dan memastikan sarana dan prasarana difungsikan dengan baik.

“Sebaliknya, jika ada sekolah yang penerapan prokes kendor dan sarana prasarana tidak berfungsi maka ada punishment. Kami harapkan sekolah piloting khususnya dapat menyiapkan semua dengan baik,” katanya. (Bju)

Editor : Hasby