WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Proses pencarian terhadap dua orang yang belum diketemukan bersama terceburnya truk fuso ke Sungai Barito serta proses pengangkatan dan muatannya akan tetap dilanjutkan, agar tidak mengganggu alur pelayaran di perairan sungai Barito dan kapal-kapal yang akan bersandar di Pelabuhan Trisakti.

Diungkapkan Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M Tr Hanla kepada wartabanjar.com, Minggu (12/9/2021).

Lebih lanjut dia mengatakan, proses pencarian dan pengangkatan truk fuso yang tercebur itu butuh waktu dan harus tetap memperhatikan keselamatan dan faktor cuaca.

Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M Tr Hanla juga mengatakan, pelaksanaan SAR ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dan aksi cepat oleh Personel Lanal Banjarmasin yang bertugas di Pos TNI AL Trisakti dengan menggunakan sarana dan prasarana yang ada untuk memberikan pertolongan dan penyelamatan terhadap para korban dengan maksimal.

“TNI AL, dalam hal ini Lanal Banjarmasin akan selalu siap bersinergi dengan instansi terkait dalam memberikan bantuan dan pertolongan kepada segenap masyarakat yang membutuhkannya,” tegasnya.

Pada Sabtu (11/9/2021), sekira pukul 20.30 Wita bertempat di Pelabuhan Umum Trisakti telah terjadi kecelakaan sebuah kendaraan mobil jenis Truk Fuso, Nopol S 8795 UX yang memuat barang campuran dan membawa 9 orang penumpang dengan tujuan Banjarmasin - Surabaya telah jatuh ke Sungai Barito saat akan masuk ke kapal KM Kirana IX.

Penyebab dari insiden tersebut diduga karena kelalaian supir yang hilang kendali saat akan belok ke kiri, sehingga melaju dengan lurus menabrak bolder dermaga dan akhirnya terjun ke sungai Barito.

Melihat kejadian tersebut, tidak lama kemudian 15 Personel dari Lanal Banjarmasin terdiri dari anggota Pos TNI AL Trisakti, anggota KAL Kumai II-13-51 dan Tenaga Medis Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin yang dipimpin langsung oleh Danpos TNI AL Trisakti Letda Laut (S) Bambang Zatmiko bergerak cepat menuju lokasi kejadian dengan menggunakan sarana 3 unit Speed Patroli untuk melaksanakan SAR (Pertolongan dan Evakuasi).