Dengan perbedaan tersebut apabila tidak terpelihara dengan baik maka akan menimbulkan konflik antar umat beragama.
Tujuan diadakan kegiatan ini agar para pemeluk agama bisa hidup saling berdampingan serta saling hormat menghormati antara pemeluk agama lainnya.
“Sehingga tercipta suasana rukun dan damai sebagaimana yang telah tertuang dalam Bhineka Tunggal Ika walaupun kita berbeda agama tetapi kita satu, itulah yang menjadikan bangsa Indonesia bisa hidup tentram dan damai,” tandas Dandim.
Oleh karena itu, lanjut dia, dengan adanya pemberian pemahaman akan kerukunan antar umat beragama, diyakini dapat menjadi benteng dari pengaruh-pengaruh negatif yang ditimbulkan dari perkembangan teknologi dan informasi. (edj)
Editor: Erna Djedi







