Hal itu mendorong harga emas kembali berada di atas 1.800 dolar AS per ounce ketika dolar AS masih melemah.
Setelah pidato tersebut, investor meyakini bahwa kebijakan Fed belum akan cepat berpengaruh terhadap inflasi, sehingga mereka membeli emas untuk kebutuhan aset amannya.
Emas mendapat tambahan dukungan ketika indeks sentimen konsumen dari Universitas Michigan menunjukkan penurunan menjadi 70,3 pada Agustus ini, anjlok dibandingkan 81,2 pada Juli lalu.
Sementara itu, harga perak untuk pengiriman September naik 51,2 sen dolar atau 2,17 persen menjadi 24,062 dolar AS per ounce.
Platinum untuk pengiriman Oktober naik 31 dolar atau 3,18 persen dan ditutup pada 1.006,5 dolar AS per ounce. (ant)
Editor: Yayu Fathilal







