WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Berdoa untuk Keselamatan Banua dan Bangsa yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Provinsi Kalsel secara virtual di ruang Media Center Korem 101/Antasari berlangsung khidmat, Sabtu (14/8/2021) malam.

Komandan Korem 101/Antasari, Brigjen TNI Firmansyah mengikuti kegiatan tersebut. Juga diikuti Kakanwil Kemenag Provinsi Kalsel, HM Tambrin, Ketua Tanfidziyah PW NU Provinsi Kalsel  KH Hasib Salim, Pimpinan Ponpes Dalam Pagar Kabupaten HSS, KH Guru Ahmad Syairazi, Ketua MUI Kabupaten Balangan, KH Muhammad Yusuf, para ulama dan para pimpinan pondok pesantren serta para tokoh agama.

Selain itu hadir juga Kasipers Korem 101/Ant, para Dandim jajaran Korem, Staf Bintal Korem, para Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/kota, Kepala KUA, Penghulu, Penyuluh dan para Kepala Madrasah serta masyarakat

Kakanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Selatan, H Muhammad Tambrin dalam sambutannya mengatakan, acara ini bertepatan dengan hari jadi Provinsi Kalsel ke-71 tahun, sudah hampir 1,5 tahun Covid-19 melanda banua dan bangsa ini.

Maka pada malam ini bersama-sama berdoa demi banua dan bangsa. Doa bersama ini adalah yang ke-4 kali dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar dan munajat serta tafakur untuk memohon dicabut bencana di banua dan bangsa Indonesia, dengan segenap kerendahan hati memohon kepada Allah SWT, semoga banua juga dibebaskan dari wabah Covid-19.

Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Firmansyah dalam sambutannya mengatakan, selain dengan berdoa, juga harus turut serta membantu pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19, dengan terus menyosialisasikan setiap kebijakan pemerintah, menerapkan protokol kesehatan yang ketat, baik pada proses belajar mengajar di sekolah atau madrasah, pesantren maupun kegiatan keagamaan di tempat-tempat ibadah, serta turut menyukseskan program vaksinasi.

"Korem 101/Antasari dan jajaran telah melaksanakan serbuan vaksinasi kepada masyarakat umum yang dilaksanakan di RS TPT dr R Soeharsono Banjarmasin, di pusat perbelanjaan Duta Mall Banjarmasin dan di seluruh Kodim yang ada di Kalimantan Selatan, dengan harapan agar masyarakat mendapatkan kekebalan dan guna untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," tegasnya