Kabar Gembira, Kemenag Buka Formasi untuk 10.819 Calon ASN

Nizar menjelaskan ada tiga tahapan seleksi yang akan dilakukan. Pertama, seleksi administrasi yang dilakukan sejak proses pendaftaran. Hasil seleksi administrasi ini akan diumumkan pada 28-29 Juli 2021.
 

Kedua, seleksi kompetensi dasar (SKD). Tahap ini dilakukan dengan Computer Asested Test (CAT) dengan bobot nilai 40 persen. SKD terdiri atas tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensia umum (TIU), dan tes karakteristik pribadi (TKP).
 

“SKD dilaksanakan 25 Agustus sampai 4 Oktober 2021. Hasilnya diumumkan 17 sampai 18 Oktober 2021,” katanya.

Ketiga, seleksi kompetensi bidang (SKB) dengan bobot nilai 60 persen. SKB terdiri atas praktik kerja (bobot 35 persen), psikotes (35 persen), dan wawancara komitmen kebangsaan dan moderasi beragama (30 persen).
 

“Pelaksanaan SKB pada 8 sampai 29 November 2021. Hasil SKD selanjutnya akan diintegrasikan dengan hasil SKB. Pengumuman kelulusan 18 sampai 19 Desember 2021,” kata Nizar.
 

Formasi CPNS Kemenag tahun 2021 tersebar pada 123 satuan kerja, terdiri atas sembilan eselon I pusat, 32 Kanwil Kemenag Provinsi, 16 Universitas Islam Negeri (UIN), Universitas Hindu Negeri (UHN) Denpasar, 32 Institut Agama Islam Negeri (IAIN), tiga Institut Agama Kristen Negeri (IAKN).
 

Kemudian, Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Palangkaraya, enam Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), empat Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN), Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri (STAKATN) Pontianak, dua Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri, dua Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri, dua Balai Litbang Agama, lima Balai Diklat Keagamaan, dan tujuh Asrama Haji Embarkasi.
 

“Pelamar formasi jabatan pada satuan kerja Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) wajib memiliki keahlian dalam Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan hasil tes TOEFL dengan skor minimal 450/hasil tes IIELTS dengan skor minimal 4.0, dikecualikan untuk formasi jabatana analis laporan keuangan pada BPJPH,” katanya. (ant)

Editor: Erna Djedi