Sama halnya untuk kematian akibat COVID-19 ini, ucap Machli Riyadi, tidak ada penambahan, hingga kini tetap berada diangka sebanyak 210 orang atau persentasenya 2,3 persen.
“Jadi angka kematian karena COVID-19 di Banjarmasin ini rendah, walaupun rekomendasi dari WHO itu harusnya di bawah 2 persen, kebanyakan memang menimpa orang lanjut usia,” ujarnya.
Dia meminta masyarakat untuk tidak mengendorkan kedisiplinan, tetap menerapkan protokol kesehatan meski kasus COVID-19 mulai melandai serta harus tetap waspada karena bisa saja nanti terjadi ledakan kasus lagi jika lalai.
Dia juga meminta untuk masyarakat mengikuti program vaksinasi COVID-19 yang digelar pemerintah, apalagi untuk orang yang sudah lanjut usia, karena baru tercapai 14 persen target sasaran dari sekitar 57 ribu.
“Kita minta bagi warga yang di keluarganya ada lansia, segera bawa bervaksin ke puskesmas terdekat, sebab lansia yang paling rentan terpapar virus ini,” ujarnya. (ant)
Editor: Yayu Fathilal







