Ditekankan, penanganan COVID-19 yang dilakukan adalah menjalankan protokol kesehatan di segala bidang termasuk perekonomian dengan sistem “gas rem” menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Artinya ada saatnya ngegas dan ada saatnya injak rem ditengah kondisi ekonomi yang sekarang negatif dan diusahakan menuju positif sehingga kondisi perekonomian bisa semakin normal,” katanya. (ant)
Editor: Erna Djedi







