“Jadi, kemungkinan evaluasi akan kita lakukan pada Senin 14 Juni 2021 sekaligus penyemprotan disinfektan secara menyeluruh guna mencegah penyebaran COVID-19, serta mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla),” kata, Fathimatuzzahra, beberapa waktu lalu.
Selain itu, petugas pun disiapkan untuk melakukan penjagaan secara ketat, terutama dalam penerapan protokol kesehatan.
“Kami sudah membuatkan jadwal setiap harinya, bagi para petugas yang bertanggung jawab dan mereka sudah paham dengan tugasnya masing-masing,” imbuhnya.
Pihaknya juga akan membenahi pengelolaan Tahura Sultan Adam agar semakin baik, yang tentunya akan berdampak pada peningkatan perekonomian daerah.
“Kami menginginkan dengan dibukanya wisata Tahura Sultan Adam bisa meningkatkan kembali perekonomian masyarakat sekitar dan bisa juga menambah pendapatan Pemerintah Daerah,” ujar Fathimatuzzahra. (has)
Editor : Hasby







