“Dalam menjalankan shalat, jemaah dibatasi dan diwajibkan mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19,” ujarnya.
Meskipun memiliki perbedaan terkait penetapan 1 Syawal 1442 Hijriah, Syekh Muda Markum berharap hal tersebut tidak dijadikan perdebatan.
“Kami berharap agar di Hari Raya Idul Fitri di tengah pandemi COVID-19, masyarakat Indonesia diberikan kesehatan serta bencana ini bisa cepat berlalu,” katanya. (ant)
Editor: Erna Djedi







