Dia lalu memutuskan mencari informasi tersebut melalui Google selama enam jam tanpa henti.
Cherelle pun semakin terobsesi mencari tahu soal berbagai masalah kesehatan hingga ia mendiagnosa bahwa dirinya terjangkit kanker.
“Ponsel dan laptopku diambil, mereka mengganti password-nya. Aku sangat putus asa dan aku pergi ke perpustakaan untuk mencoba kembali membuka Google. Aku gemetaran hingga panik kala itu,” bebernya.
Saat kelahiran anaknya, Cherelle berusaha untuk bunuh diri karena melihat anaknya sempat mengalami gangguan ketika lahir.
Kini, Cherella telah sembuh dan mulai membagikan kisahnya agar orang lain tahu betapa seriusnya masalah kecemasan tersebut dan berusaha menjauhi Google karena tak ingin memicu hal-hal yang tak diinginkan. (brs/berbagai sumber)
Editor: Yayu Fathilal







