AHY Minta Pihak KLB Minta Maaf Kepada Presiden Jokowi, Masruddin Cs Tunggu Langkah Lanjutan Demokrat Moeldoko
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai pihak-pihak yang telah menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang seharusnya meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo dan rakyat Indonesia atas kegaduhan yang telah dilakukan.
"Mereka yang di sana yang seharusnya minta maaf karena sudah membuat gaduh, karena sudah mempertontonkan politik yang tidak berkeadaban," kata AHY saat konsolidasi dengan pengurus Partai Demokrat se-Jawa Tengah di Kabupaten Semarang, Minggu.
Menurut dia, Partai Demokrat sudah menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah yang menolak pengesahan kepengurusan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang.
Ia menilai negara sudah menegakkan hukum dengan seadil-adilnya.
Selain itu, lanjut dia, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan dirinya tidak pernah menuduh pimpinan negara ini berkaitan dengan konflik yang terjadi di dalam partai tersebut.
"Justru sebaliknya, kami difitnah. Justru kami mengirim surat ke presiden karena ingin menjaga nama baik Kepala Negara agar jangan sampai dimanfaatkan," katanya.
Justru, ia menilai perbuatan yang buruk jika Partai Demokrat diam saja dan tidak meminta klarifikasi.
"Kami tidak pernah menuding siapa pun. Meminta negara agar adil dan objektif bukan merupakan kejahatan, bukan kesalahan," katanya.
Terpisah, sempat vokal mendukung hasil KLB di Deli Serdang, politisi Banua Masruddin mengaku tetap tenang menghadapi situasi politik yang terjadi saat ini.
“Intinya kita tunggu gugatan di PTUN yang diajukan DPP versi KLB, siapapun kelak pemenangnya dan sudah inkrah, maka 8 DPC tentunya akan menentukan langkah politik selanjutnya,” kata Masruddin.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sudah menandatangani SK pemberhentikan para Ketua DPC yang membelot, 8 diantaranya Ketua DPC Partai Demokrat yang ada di Kalsel. Salah satunya yang diberhentikan adalah Ketua DPC Tabalong H Masruddin angkat bicara.