Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalsel, Ramlan mengatakan, hasil dari pendataan ini juga sebagai penyediaan data atau dasar dalam perencanaan dan pemerataan pembangunan.
Dia menjelaskan, Pendataan Keluarga tahun 2021 menjadi sesuatu yang penting bagi pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menyediakan basis data keluarga untuk intervensi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dan program pembangunan lainnya.
“Untuk Kalsel sendiri, kami akan melakukan pendataan kepada 1,2 juta lebih Kepala Keluarga (KK), dengan menerjunkan sebanyak 1.850 kader,” kata Ramlan.
Pendataan keluarga ini dilakukan serentak setiap lima tahun sekali, melalui kunjungan ke keluarga dari rumah ke rumah. Dan tahun 2021 ini dimulai hari ini tanggal 1 april hingga 31 Mei. (has)
Editor : Hasby







