WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin menerima rapid test dan swab antigen. Pemberitahuan itu pun terpampang pada plang di depan pintu masuk Unit Donor Darah PMI Kota Banjarmasin, Jalan S Parman No 14 RT 02 Banjarmasin.
Manager Kualitas PMI Kota Banjarmasin, Ikamatus Solihah didampingi Kepala Bagia Administasi dan Keuangan PMI Kota Banjarmasin, Lisda mengatakan, PMI Kota Banjarmasin sudah sejak Februari 2021 lalu melayani rapid test dan swab antigen. Animo masyarakat pun luar biasa.
“Awal mulanya rapid test dan swab antigen ini hanya untuk karyawan saja, kemudian dibuka untuk warga dan masyarakat sekitar,” ucap Lisda ditemui dikantornya, Rabu (24/3/2021).
Rapit tes dan swab antigen di PMI Kota Banjarmasin melayani bagi yang ingin melakukan perjalanan melalui jalur udara atau untuk rujukan pemeriksaan mandiri di fasilitas kesehatan yang ada. Pihaknya menerbitkan surat hasil rapid test dan swab antigen dengan masa berlaku selama dua hari bagi yang membutuhkannya untuk perjalanan antar provinsi.
Buka setiap hari, mulai pukul 09.00 Wita hingga pukul 17.00 Wita. Setiap hari rata-rata yang memeriksakan swab antigen dan rapid tes 50 orang, biaya untuk swab test antigen setiap orang dikenakan Rp 190 ribu dan antibodi Rp 150 ribu per orang.
“Syaratnya Cuma bawa identitas diri, kemudian terdaftar di aplikasi Indonesia Health Alert Card atau eHAC. Selain membuka layanan di kantor PMI Jalan S Parman ini, kami juga melayani homecare ke instansi-instansi,” jelasnya.
Lisda juga mengatakan, setiap hari ada saja permintaan dari instansi untuk layanan swab tes antigen, bahkan pihaknya sampai kewalahan. Tenaga yang ada di PMI Banjarmasin sebanyak 14 orang, dua orang diantarnya melayani masyarakat yang menjalani swab test antigen di Jalan S Parman.
“PMI Banjarmasin bahkan terpavorit dalam aplikasi eHAC ini,” imbuhnya.







