WARTABANJAR.COM, KUALA LUMPUR – Pemerintah Malaysia memutuskan akan memberikan bantuan dana permulaan sebanyak RM10 juta (sekitar Rp35 miliar) bagi para warga Malaysia dan warga negara asing yang terdampak serius vaksinasi COVID-19.
Menteri Kesehatan Malaysia Dr Adham Baba mengungkapkan bantuan tersebut selama pengarahan berkala kepada pers soal program imunisasi COVID-19 kebangsaan di Putrajaya, Senin. Ia didampingi Menteri Kementerian Sains, Teknologi, dan Inovasi (MOSTI) YB Khairy Jamaluddin.
“Bantuan tersebut dibagi dua kategori, yakni bantuan khusus RM50,000 sekiranya terjadi efek samping serius sehingga memerlukan perawatan panjang di rumah sakit dan RM500,000 jika terjadi kematian disebabkan oleh vaksin COVID-19,” katanya.
Adham Baba mengatakan dana permulaan tersebut berasal dari Kumpulan Uang Amanah Bantuan Negara (KWABBN) yang dikelola oleh Lembaga Pengurusan Bencana Negara (NADMA) dan ditujukan sebagai bantuan khusus efek samping vaksinasi COVID-19.
Kementrian Kesehatan Malaysia (KKM) telah membentuk tiga komite yaitu Komite Farmakovigilnas Khusus Bagi Pemantauan Vaksin COVID-19, Komite Teknik Pengobatan dan Komite Induk Bantuan Khusus Keuangan Efek Samping Vaksinasi COVID-19.







