Selanjutnya data-data tersebut dikirim ke BPBD Provinsi Kalsel untuk diambil langkah penanganan selanjutnya.
Terhadap keberadaan Jalan Gampa Asahi dinyatakan selama menunggu perbaikan yang dimulai Juni 2021 maka perawatan rutin dilakukan pihak BPJN berupa pengurukan di titik-titik yang mengalami kerusakan. Dan pemeliharaan jalan yang sudah diuruk akan dikoordinasikan camat dengan pihak BPJN.
Menyangkut permintaan Pemkab Batola agar truk-truk yang melintas dilakukan pembatasan tonase dan pengaturan jam melintas akan menunggu surat keputusan dari pihak provinsi yang ditindaklanjuti oleh Dishub Provinsi Kalsel bersama Polda Kalsel dan Balai Transportasi Darat.
Sebelumnya, DPRD Provinsi Kalsel juga mengadakan Rapat Dengar Pendapat bersama pihak-pihak terkait seperti BPJN, BPTD, Dishub Kalsel, Dinas PU Kalsel, dan Asosiasi Angkutan Truk Logistik, Rabu (17/3).
Dari pembahasan yang dilaksanakan diperoleh poin-poin penting penyelesaian di antaranya yang paling krusial terkait permintaan dibukanya jembatan Alalak 1 (lama) sebagai salah satu alternatif mengurai kemacetan di Handil Bakti.
Dalam pembahasan juga diungkapkan kondisi Jalan Cemara Ujung Kecamatan Banjarmasin Utara Kota Banjarmasin akan dilakukan pengerjaan perbaikan dalam waktu segera dan lelangnya sudah dilaksanakan.
Sementara menyangkut jalan negara ruas Handil Bakti – Marabahan – Margasari, tepatnya di Desa Gampa Asahi, dalam kontrol BPJN Kalimantan dan apabila ada kerusakan akan ditutupi sementara dengan agregat.
Berdasarkan keterangan BPJN jalan itu segera akan ditingkatkan dan saat ini lelang proyek sudah selesai berakhir Februari lalu.