Satpam BRI Kuala Kurun, Kalimantan Tengah ini Rilis Lagu Berbahasa Dayak Ngaju

Dia pun mencari informasi awal dengan datang berkunjung ke Holmes Private Course.

Di sana, pria yang telah memiliki tiga orang anak ini baru mengetahui bahwa Holmes Private Coures bukan hanya lembaga kursus musik semata, namun juga terdapat studio rekaman yakni Holmes Musik Studio.

Bahkan Holmes Musik Studio sudah beberapa kali melayani warga Kuala Kurun dan sekitarnya dalam mengcover lagu untuk kemudian diunggah ke kanal Youtube Holmes Official atau kanal Youtube lainnya.

Mengetahui hal itu, muncul ketertarikan Ado untuk merekam lagu-lagu ciptaannya dan menyampaikan keinginannya tersebut kepada Jefri.

Gayung bersambut, Jefri menyambut baik keinginan tersebut dan memintanya mengirim rekaman lagu-lagu yang telah diciptakan.

“Ada tiga lagu yang saya kirimkan. Lagu-lagu tersebut hanya saya nyanyikan dengan diiringi gitar dan direkam menggunakan smartphone kepada Mas Jefri. Dari tiga lagu, dipilihlah lagu “Badain” untuk direkam di studio,” ungkapnya.

Dalam menciptakan lagu, ayah dari Pikri, Mangala Suarez dan Aqkan ini mengaku, banyak terinspirasi dari cerita teman-temannya yang dituangkan menjadi lirik.

Sedangkan untuk irama biasanya inspirasi dapat datang kapan saja dan di mana saja.

Misalnya, katanyaa, saat sedang dalam perjalanan tak jarang dia mendapat irama yang dirasa bagus.

Jika sudah begitu, dia langsung merekam irama tersebut dengan menggunakan gawai miliknya.

Seperti lagu “Badain” yang terinspirasi dari cerita seorang temannya yang sedang jatuh cinta.