21 Pengungsi dan Relawan Tanah Longsor Desa Ngetos, Jawa Timur Keracunan Massal

Tempat itu juga dekat dengan tempat pengungsian warga.

Dari sekitar 21 orang yang diduga mengalami keracunan massal tersebut, tiga orang terpaksa dirujuk ke RSUD Nganjuk, karena kondisinya semakin lemah.

Hal itu untuk dilakukan agar mereka mendapatkan perawatan lebih optimal.

Sementara itu, polisi juga turut menyelidiki kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi baik petugas masak, pengungsi dan relawan yang menjadi korban.

Petugas juga mengambil sampel dari sisa mi ayam yang telah dimasak itu dan sampel muntahan korban.

Untuk pencarian korban tanah longsor yang masih tersisa satu, petugas juga terus melakukan pencarian.

Diharapkan, korban segera ditemukan, sehingga bisa secepatnya dimakamkan dengan layak.

Musibah tanah longsor terjadi di Dusun Selopuro, Desa/kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, pada Minggu (14/2/2021) setelah hujan deras mengguyur daerah ini.

Akibatnya, 10 rumah warga rusak, yakni delapan rumah warga tertimbun dan dua rusak berat.

Di daerah tersebut, ada 186 orang warga yang terdata.

Dari jumlah itu, 21 orang di antaranya dinyatakan hilang.

Dari jumlah itu, dua orang berhasil selamat, 18 orang meninggal dunia serta seorang lagi masih dicari. (ant)

Editor: Yayu Fathilal