Sementara itu komoditas lainnya yang mengalami kenaikan harga adalah tempe dan tahu yang masing-masing memberikan andil terhadap inflasi mencapai 0,03 persen dan 0,02 persen.
Kenaikan harga tempe dan tahu itu, lanjut dia, karena dipicu kenaikan harga impor kedelai di pasar internasional harga tempe dan tahu meningkat.
BPS meminta pemerintah mewaspadai bencana banjir di beberapa daerah karena berpotensi menganggu pasokan beberapa komoditas salah satunya yang terpenting adalah beras.
Meski selama dua tahun terakhir, lanjut dia, pergerakan harga beras stabil dan tidak berpengaruh kepada inflasi.
“Hasil pengamatan lapangan pada Desember 2020, produksi beras Januari-Maret akan bagus, yang perlu diwaspadai adalah adanya banjir di beberapa daerah. Kita harap banjir pengaruhnya tidak akan begitu buruk sehingga potensi yang kita miliki tetap akan terjaga,” imbuhnya. (ant)
Editor: Erna Wati







