Pertama mereka yang melintas dibagi dalam kategori warga Balikpapan dan bukan warga Balikpapan. Kedua bila hasil tes warga Balikpapan reaktif maka yang bersangkutan segera direkomendasikan untuk melanjutkan dengan tes swab.
Bila hasil tes bukan warga Balikpapan reaktif maka yang bersangkutan juga direkomendasikan untuk tes swab namun dilarang masuk Balikpapan.
Mengenai berapa lama pemeriksaan di gerbang batas Balikpapan ini berlangsung, menurut Sudirman, utamanya bergantung pada situasi wabah COVID-19. Bila jumlah yang tertular semakin menurun maka bisa saja pos pemeriksaan ini akan ditutup. Bisa juga sebaliknya.
“Karena itu pos ini juga tempat petugas mengingatkan warga untuk selalu patuh pada protokol kesehatan, yaitu rajin cuci tangan, selalu pakai masker, dan menjaga jarak dengan orang lain,” demikian Kadishub Sudirman. (ant)
Editor: Erna Wati







