Ibnu Sina bahkan menyebut, bahwa yang bersangkutan sudah seminggu dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, sebagai salah satu RS rujukan pasien COVID-19 di Kalsel.
“Malam tadi, Kamis (21/1/2021) yang bersangkutan ada nelpon. Mengeluh masih ada sesak nafas. Kita berikan sokongan kepada beliau,” ucap Ibnu.
Berdasarkan pengetahuannya, yang bersangkutan sudah ada melakukan plasma konvalesen golongan darah AB sebanyak 400 CC atau dua kantong.
Ibnu memprediksi, yang bersangkutan sudah tertular virus sebelum divaksin COVID-19 sehingga vaksin yang disuntikkan ketubuhnya sudah tidak bekerja.
“Kita minta jangan ada pikiran dulu. Urusan Dinkes kita serahkan ke Sekretaris sebagai Pelaksana Harian (Plh),” ujarnya. (brs/ant)
Editor: Yayu Fathilal







