“Yang paling penting saat ini pelayanan kesehatan di posko agar maksimal. Karena kondisi banjir saat ini rawan juga menimbulkan berbagai macam penyakit, selain kebutuhan makan sehari-hari,” tuturnya menekankan.
Banjir di Aspol Binabrata tak hanya merendam rumah anggota Polri dan warga, Mapolsekta Banjarmasin Timur dan gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel juga tergenang.
Kondisi banjir di Kota Banjarmasin ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan memang mulai mengkhawatirkan hingga Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina memutuskan menaikan status dari siaga menjadi tanggap darurat banjir sejak Jumat (15/1) pekan lalu.
Pemkot Banjarmasin pun telah mendirikan posko di lima kecamatan dan 52 kelurahan yang ada di kota itu.
Selanjutnya menjadikan ruang publik sebagai lokasi penampungan sementara bagi warga yang mengungsi dan mendirikan dapur umum di setiap kecamatan dengan menyediakan 1.500 nasi bungkus per harinya. (ant)
Editor: Erna Wati







