Teknologi ini membawa skenario jika cahaya redup, maka ultra night video akan otomatis diaktifkan untuk menghasilkan kualitas video yang tajam.
Di dalam fitur ini terdapat HDR Life yang juga otomatis bekerja untuk menangkap subjek dengan jelas saat cahaya pada latar belakang sangat kuat, misalnya saat matahari terbit atau terbenam, sehingga baik subjek maupun latar tetap jelas.
Kedua, fitur AI Mixed Portrait yang mampu menggabungkan dua video yaitu video yang berjalan pada latar belakang dengan video portrait. Fitur baru terakhir adalah Dual-view Video untuk menangkap video depan dan belakang secara bersamaan.
Selain fitur-fitur tersebut, Reno5 juga membawa fitur yang sudah ada pada pendahulunya, seperti AI Color Portrait untuk memisahkan subjek dengan latar, membuat latar belakang menjadi hitam putih.
Ada pula AI Monochrome Video, yang juga dapat membuat latar belakang hitam putih, dengan mengunci warna RGB pada subject. Selanjutnya, Image-clear Engine (ICE) menghasilkan bidikan jernih untuk gambar bergerak dan pengambilan cepat.
Fitur kamera yang telah ada pada Reno series, AI Scene Enhancement, juga ada pada Reno5. Fitur ini akan mengenali subyek, misalnya makanan atau pemandangan, kemudian menyesuaikan kontras, saturasi dan kecerahan untuk mengambil gambar terbaik.
Selain itu, ada pula fitur Ultra-clear 108MP Image, menggunakan kamera belakang untuk tekstur sangat tajam, Ultra Night Selfie mode, untuk memastikan gambar cerah, Ultra Dark Mode dapat menangkap gambar dengan jelas saat kondisi sangat gelap, Night Flare Portrait menghasilkan efek bokeh seperti kamera profesional, serta SoLoop yang memudahkan dalam penyuntingan video.
Perangkat lunak
Reno5 merupakan perangkat pertama yang mengusung ColorOS 11.1. Antarmuka Oppo ini memiliki fitur utama customizable always on display dan flex drop, membuat aplikasi dapat berjalan pada aplikasi lain atau beranda perangkat dengan layar kecil interaktif, yang mempermudah kemampuan multitasking pada Reno5.
Fitur unggulan pada ColorOS baru tersebut adalah three finger translate with Google, menerjemahkan secara tepat dan cepat dengan menggunakan screen shoot, tidak sebatas pada tulisan tapi juga gambar, dan dapat diterjemahkan dalam berbagai bahasa karena didukung Google Translate.
Reno5 juga membawa Gaming Shortcut Mode, mempercepat peluncuran aplikasi gaming, dapat melewati update dan sejenisnya, sehingga dapat langsung masuk ke permainan. Fitur ini diklaim dapat mempercepat 15 detik saat membuka game EOV, dan juga dapat berjalan pada game PUBG dan Mobile Legends.
Ada pula fitur Bullet Screen Message, membuat notifikasi banner menjadi lingkaran mengapung, dan dapat digunakan pada WhatsApp, Telegram, LINE, Messenger dan SMS.
Fitur untuk game lainnya adalah Gamer Mode menonaktifkan telepon sehingga dapat bermain tanpa gangguan, dan adjustable gaming touch untuk optimalisasi algoritma sentuhan layar.
Tampilan
Oppo Reno5 hadir dengan dua pilihan warna, yaitu Fantasy Silver dengan finishing mate dan Starry Black dengan finishing glossy.
Fantasy silver memiliki enam lapisan, di antaranya menggunakan diamond spectrum, yang membuat Reno5 memancarkan banyak warna, dan Reno Glow yang membuat perangkat tersebut berkilau layaknya berlian.
Reno5 mengusung layar AMOLED 6,4 inci dengan 91,7 persen screen to body ratio, refresh rate 90Hz, in-display finger print, serta telah dilindungi Corning Gorila Glass 5.
“Target market Reno5 adalah veteran sosial, mereka yang berusia 25-30 tahun, yang memiliki ketertarikan pada fitur kamera. Tidak menutup kemungkinan mereka yang high-tech. Ini bisa jadi mahasiswa, orang bekerja pertama kalinya, dengan income Rp5-8 juta, kota tier 1, seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Makassar,” ujar Aryo.
Oppo akan mengungkap harga Reno5 pada peluncuran yang dijadwalkan digelar pada 12 Januari. (ant)
Editor: Erna Wati







