Putra Guru Haderawi: “Adzan Subuh Masih Dikatakan Koma, Jam 7 Diambili Abuya”


WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Kesedihan mendalam dirasakan Sauqi, putra KH M Haderawi.

Hanya dalam hitungan jam, ia kehilangan dua orang yang dicintainya.

Ya, pada Selasa (15/12/2020) kemarin Sauqi mengantar jasad ayah tercinta, KH M Haderawi atau Guru Haderawi atau biasa disapa Abuya, ke pemakaman di Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar.

Hari ini, Rabu (16/12/2020) ia kembali mengikhlaskan sang ibu, Hj Zuraidah dipanggil kehadirat-Nya.

Melalui laman media sosial, Sauqi menulis sebuah status yang sangat menyentuh.

Dia mengungkapkan, pukul 05.00 Wita ibundanya mengalami koma.

Sekitar dua jam kemudian, atau sekitar pukul 07.00 Wita, sang ibu meninggal dunia.

Info wafatnya istri Guru Haderawi, Hj Zuraidah, beredar di media sosial sejak pagi sekitar pukul 08.00 Wita.

Pantauan wartabanjar.com, informasi meninggalnya istri tokoh ulama Banua, KH M Haderawi HK, itu dibagikan melalui WA grup berikut foto jenazah.

Meninggalnya istri ulama yang akrab disapa Abuya itu, langsung menarik perhatian warga Banua.

Pasalnya, Hj Zuraidah meninggal dunia hanya berselang sekitar 30 jam setelah sang suami, Guru Haderawi, wafat.

Informasi yang dihimpun wartabanjar.com, pada pukul 05.00 Wita, Hj Zuraidah mengalami penurunan kondisi atau drop.

Ucapan belasungkawa dan doa pun mengalir melalui laman berbagai media sosial. (why/edj)

Editor: Erna Wati

Baca Juga :   Polri Hentikan Kasus Nurhayati, Kadivhumas: Jadi Pelajaran Bagi Penyidik Bareskrim

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU HARI INI