Tanda Cinta, Barito Putera Kirim Yudha Febrian ke Pesantren Setelah Kedapatan Dugem

Seperti diketahui, tindakan indisipliner yang dilakukan Yudha Febrian yakni meninggalkan hotel sampai dini hari.

Tindakan itu berbuntut pencoretan Yudha bersama rekannya di Timnas U-19, Serdy Ephy Fano.

Pemain yang beroperasi di sektor pertahanan itu pun meminta maaf sekaligus menyesali perbuatannya.

Yudha pun menerima keputusan manajemen Barito Putera untuk melakukan pembinaan tersebut.

“Saya meminta maaf kepada keluarga besar Barito Putera, Timnas Indonesia dan seluruh masyarakat Indonesia atas kesalahan yang telah saya perbuat. Semoga ke depannya saya bisa lebih baik lagi, ini menjadi pelajaran buat saya sebagai pemain,” tutur Yudha.

“Setelah berbicara dengan orang tua dan manajemen saya sudah siap dan ikhlas menjalani ini. Supaya ke depannya saya bisa lebih baik lagi,” tutupnya.

Tempat Hiburan Malam

Sebagaimana diberitakan wartabanjar.com sebelumnya, Serdy Ephi Fano dan Yudha Febrian yang keluyuran di diskotik pada Minggu (21/11) hingga dini hari.

Pelatih timnas U-19, Shin Tae-yong, pun sudah mengeluarkan kedua pemain itu dalam skuat timnas.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, juga mendukung langkah Shin Tae-yong untuk mengeluarkan kedua pemain itu.

“Kedua pemain sudah dikeluarkan karena indisipliner. Mereka dugem hingga dini hari dan latihan pagi terlambat. Mereka sudah dicoret dan bukan lagi bagian dari timnas U-19,” kata Iriawan dalam siaran pers PSSI. (edj)

Editor: Erna Wati