WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Paceklik gol yang dialami Christian Pulisic menjadi sorotan serius bagi AC Milan dalam perburuan gelar Serie A musim ini. Penurunan performa winger asal Amerika Serikat itu dinilai berpotensi menghambat ambisi Rossoneri meraih Scudetto.
Pulisic tercatat belum mencetak gol sepanjang tahun 2026. Gol terakhirnya terjadi pada 28 Desember 2025 saat Milan menang 3-0 atas Verona. Sejak itu, pemain berusia 27 tahun tersebut mengalami paceklik gol hampir dua bulan.
Situasi ini terjadi di saat krusial, karena Milan kini tertinggal 10 poin dari rival sekota Inter Milan dalam perburuan gelar Serie A.
Sempat Tampil Tajam di Awal Musim
Padahal, Pulisic mengawali musim dengan performa menjanjikan. Ia mencetak delapan gol dan dua assist dalam 11 pertandingan awal Serie A.
Namun performanya kemudian menurun akibat masalah kebugaran. Ia sempat absen sekitar sebulan karena cedera hamstring saat membela tim nasional Amerika Serikat. Cedera bursitis yang dialami setelahnya makin memperumit situasi, bahkan sejak Januari ia hanya dua kali menjadi starter di liga.
Ketajaman Menurun, Milan Tertekan
Selain faktor cedera, ketajaman Pulisic juga menurun. Ia tercatat membuang sejumlah peluang emas, termasuk saat melawan Parma dan Fiorentina.
Kekalahan 0-1 dari Parma di San Siro akhir pekan lalu semakin memperburuk posisi Milan dalam klasemen. Rossoneri kini berada di peringkat kedua dan tertinggal cukup jauh dari puncak.
Masa Depan Masih Tanda Tanya
Pulisic masih terikat kontrak hingga 2027 dengan opsi perpanjangan satu tahun. Namun performanya dalam beberapa bulan ke depan diyakini akan sangat menentukan masa depannya di Milan.
