Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis Bagi UMKM, Pemprov & BI Kalsel Gelar National Halal Fair

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Upaya memperkuat ekonomi syariah di Kalimantan Selatan terus diperluas melalui penyelenggaraan National Halal Fair di stan Pasar Wadai Ramadhan, Banjarmasin, Jumat (20/2/2026).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama Bank Indonesia dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong pertumbuhan UMKM halal di Banua.

Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Eddy Elminsyah Jaya, menjelaskan bahwa National Halal Fair menjadi bagian dari rangkaian Pasar Wadai Ramadhan tahun ini.

“Kita bekerja sama dengan Bank Indonesia dan KDEKS menyelenggarakan Halal National Fair, di mana di dalamnya ada beberapa stan yang menyediakan sertifikasi halal, serta dari Badan Amil Zakat Nasional, dari UIN Antasari, dan juga dari bank-bank berbasis syariah,” ujarnya, dikutip Sabtu (21/2/2026).

Ia menegaskan, kegiatan ini selaras dengan visi-misi Gubernur Kalimantan Selatan dalam mengembangkan ekonomi berbasis syariah.

Melalui penguatan ekosistem halal, pemerintah daerah ingin mendorong daya saing UMKM sekaligus memperluas akses pembiayaan dan literasi keuangan syariah.

Terkait mekanisme sertifikasi halal, Eddy menjelaskan bahwa pelaku UMKM dapat langsung mendatangi booth atau stan yang tersedia.

Tim dari pusat kajian halal akan melakukan pendampingan sesuai karakteristik usaha.

“Kalau berbahan baku sederhana, bisa melalui skema self declare atau pernyataan mandiri halal. Untuk yang bahan bakunya beragam, bisa dikonsultasikan di booth ini. Untuk sertifikasi self declare, itu gratis,” jelasnya.

Program fasilitasi ini berlangsung selama 25 hari mengikuti jadwal Pasar Ramadhan.