WARTABANJAR.COM – Meksiko dilaporkan dilanda gelombang kekerasan menyusul beredarnya kabar tewasnya pemimpin Kartel Jalisco Nueva Generación (CJNG), Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho, dalam sebuah operasi federal.
Informasi tersebut memicu dugaan aksi balasan terkoordinasi di sejumlah wilayah, yang menandai eskalasi konflik antara kelompok bersenjata dan aparat keamanan.
Dikutip dari unggahan akun @bushcoo yang merujuk laporan Al Jazeera, sejumlah anggota Garda Nasional Meksiko disergap di wilayah Jamay, Negara Bagian Jalisco. Insiden itu dilaporkan menimbulkan korban jiwa dan luka-luka di pihak aparat.
Selain itu, bandara di wilayah terdampak disebut sempat dikuasai, warga sipil terjebak di dalam gedung, serta serangan terjadi secara bersamaan di beberapa kota. Situasi tersebut menimbulkan kepanikan luas di tengah masyarakat.
Di sejumlah daerah seperti Guadalajara dan Tapalpa, kendaraan dibakar dan blokade jalan dipasang. Asap tebal terlihat membumbung di beberapa titik, sementara aktivitas warga terganggu dan sejumlah kawasan lumpuh sementara.
Aparat keamanan Meksiko kini berupaya mengendalikan situasi di tengah meningkatnya ketegangan pasca laporan kematian tokoh kartel tersebut. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi yang mengonfirmasi secara detail kabar tewasnya El Mencho.
Siapa El Mencho?
El Mencho merupakan nama panggilan dari Nemesio Oseguera Cervantes, gembong narkotika asal Meksiko yang dikenal sebagai pemimpin utama Kartel Jalisco Nueva Generación (CJNG).
Identitas
