WARTABANJAR.COM, JAKARTA — Legenda bulu tangkis Malaysia kembali menjadi sorotan setelah tim nasional negaranya gagal meraih medali pada Kejuaraan Beregu Asia 2026 yang berlangsung di Qingdao, China. Momen ini membuat sorotan tajam terhadap performa para pemain muda Malaysia, bahkan dibandingkan dengan Indonesia yang lebih berhasil tampil kompetitif.
Legenda tersebut menyatakan bahwa ”Masih mending Indonesia” sebuah sindiran yang menegaskan bahwa performa Indonesia dinilai lebih baik meskipun tidak memenangkan gelar juara, dibandingkan skuad Malaysia yang tersingkir lebih awal tanpa satu pun medali. Pernyataan ini mencerminkan kekecewaan atas hasil yang diraih Negeri Jiran, terutama setelah sebelumnya berharap bisa menempatkan diri lebih tinggi pada kompetisi beregu paling bergengsi di Asia itu.
Malaysia Gagal di Babak Perempat Final
Skuad beregu putra Malaysia harus menyerah dengan skor 0-3 dari Jepang di babak perempat final, sehingga otomatis gagal memenuhi target medali dan bahkan gagal meneruskan langkah ke semifinal. Kekalahan ini sekaligus menunjukkan adanya kekurangan kedalaman pemain di dalam skuad Malaysia, terutama saat menghadapi lawan kuat seperti Jepang.
Para pemain seperti Aidil Sholeh dan Justin Hoh sudah berjuang keras, namun belum mampu memberikan poin kemenangan untuk timnya di pertandingan krusial tersebut.
Indonesia Menjadi Pembanding
Sementara itu, kontingen Indonesia mampu mempertahankan konsistensinya dengan memberikan perlawanan sengit, bahkan melaju lebih jauh dalam kompetisi beregu. Penampilan Indonesia pun sering dijadikan pembanding oleh legenda Malaysia sebagai performa yang lebih terukur dan solid dibanding yang ditampilkan tim Malaysia.
