WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kabupaten Tabalong pada tahun 2026 merencanakan peningkatan jalan produksi perkebunan di sejumlah wilayah.
Secara keseluruhan, terdapat 18 titik jalan produksi perkebunan yang akan ditingkatkan guna menunjang akses dan aktivitas masyarakat perkebunan.
Pada 2026 tersebut, DKP3 Kabupaten Tabalong telah menyusun rencana pekerjaan peningkatan jalan produksi perkebunan yang tersebar di berbagai kecamatan.
Baca Juga Seseorang Dievakuasi ke RS Diduga Tersetrum di Atas Bangunan di Banjarmasin
Besaran anggaran untuk masing-masing lokasi bervariasi, menyesuaikan dengan volume pekerjaan serta luasan jalan yang akan ditingkatkan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian Kabupaten Tabalong, Fahrul Raji, mengatakan pihaknya menargetkan seluruh paket pekerjaan dapat segera masuk dalam tahap lelang dini. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan pekerjaan fisik bisa dimulai lebih awal.
“Pertama nanti kami berharap di Februari sudah bisa masuk, khususnya lelang sesuai dengan arahan Bupati. Mudah-mudahan bisa di Februari dan setelah lelang ada penyedianya, mungkin Maret sudah bisa kita lakukan pekerjaan,” ujar Fahrul Raji.
Ia menjelaskan, percepatan proses lelang menjadi prioritas agar manfaat pembangunan jalan produksi perkebunan dapat segera dirasakan oleh masyarakat, khususnya para petani dan pelaku usaha perkebunan.
Peningkatan jalan produksi perkebunan ini diharapkan dapat memperlancar akses transportasi hasil perkebunan, menekan biaya angkut, serta mendorong peningkatan produktivitas sektor perkebunan di Kabupaten Tabalong.

