“Pertama nanti kami berharap di Februari sudah bisa masuk, khususnya lelang sesuai dengan arahan Bupati. Mudah-mudahan bisa di Februari dan setelah lelang ada penyedianya, mungkin Maret sudah bisa kita lakukan pekerjaan,” ujar Fahrul Raji.
Ia menjelaskan, percepatan proses lelang menjadi prioritas agar manfaat pembangunan jalan produksi perkebunan dapat segera dirasakan oleh masyarakat, khususnya para petani dan pelaku usaha perkebunan.
Peningkatan jalan produksi perkebunan ini diharapkan dapat memperlancar akses transportasi hasil perkebunan, menekan biaya angkut, serta mendorong peningkatan produktivitas sektor perkebunan di Kabupaten Tabalong.
Pemerintah daerah optimistis, infrastruktur yang memadai akan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat.(wartabanjar.com/Suhardi).
Editor Restu







