WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Tabalong resmi merilis 17 paket lelang pembangunan jalan lingkungan yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2026. Seluruh paket tersebut dijadwalkan mulai dilelang awal Februari 2026.
Kepala Dinas Perkim Tabalong, Slamet Riyadi, mengatakan seluruh paket pekerjaan telah masuk dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP). Ia menargetkan proses lelang dapat diselesaikan paling lambat April 2026.
“Total ada 17 paket. Target kami, seluruh proses lelang sudah rampung hingga April 2026,” ujar Slamet.
Ia menjelaskan, paket pekerjaan yang dilelang seluruhnya berupa pembangunan jalan lingkungan, baik menggunakan konstruksi beton (cor) maupun aspal hotmix. Pelaksanaan proyek dilakukan dengan mengacu pada arahan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Salah satu arahan tersebut adalah penerapan proyek konsolidasi, yakni penggabungan beberapa paket pekerjaan bernilai kecil yang berada di lokasi berdekatan menjadi satu paket lelang.
“Misalnya, dalam satu kecamatan ada tiga titik pekerjaan dengan nilai masing-masing di bawah Rp500 juta dan lokasinya berdekatan, maka dilelang dalam satu paket,” jelasnya.
Terkait pengusulan proyek, Slamet menegaskan bahwa sebagian besar paket bersumber dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), dengan prioritas pada usulan yang masuk melalui pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD.
Adapun sebaran paket lelang pembangunan jalan lingkungan tersebut meliputi Kecamatan Murung Pudak sebanyak 5 paket, Tanjung 2 paket, serta masing-masing 1 paket di Kecamatan Jaro, Upau, Haruai, Bintang Ara, Pugaan, Benua Lawas, Kelua, dan Muara Harus.

