WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin turun langsung meninjau posko gabungan di kawasan Museum Lambung Mangkurat, Sabtu (27/12/2025). Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan pemerintah dalam memberikan pelayanan maksimal bagi jamaah pengajian rutin 5 Rajab yang diperkirakan membludak.
Posko gabungan tersebut merupakan hasil sinergi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama TNI dan Polri. Berbagai fasilitas penunjang disiapkan demi kenyamanan jamaah yang melintas maupun yang membutuhkan tempat beristirahat sementara.
Gubernur Muhidin menjelaskan, salah satu fasilitas utama di posko ini adalah kendaraan dapur lapangan (Randurlap) milik Polda Kalsel yang difungsikan untuk memasak serta mendistribusikan makanan bagi jamaah. Selain itu, ketersediaan air bersih juga dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan dasar.
“Di sini disiapkan segala-galanya. Jadi masyarakat yang tidak sempat masuk ke Sekumpul bisa beristirahat di rest area,” ujar Muhidin di sela peninjauan.
Posko gabungan di depan Museum Lambung Mangkurat ini dijadwalkan beroperasi hingga Senin (29/12/2025). Keberadaannya diharapkan menjadi alternatif yang aman, nyaman, dan tertib, khususnya saat kawasan Sekumpul mulai dipadati jamaah.
Gubernur juga mengimbau jamaah agar tidak memaksakan diri masuk ke area utama pengajian apabila kondisi sudah penuh. Menurutnya, esensi pengajian bukan pada lokasi, melainkan pada keberkahan dan kekhusyukan ibadah.
“Yang penting kita mendapatkan berkah mengikuti pengajian rutin, jangan sampai berdesak-desakan sehingga tidak khusyuk,” pesannya.

