VIDEO – Rp 1,5 Miliar Raib di Gunung Kelud, Nyawa Rakyat Jadi Taruhan

WARTABANJAR.COM – Warta People, ada kabar yang bikin geleng-geleng kepala dari Blitar, Jawa Timur. Alat pemantau Gunung Kelud senilai Rp 1,5 miliar hilang dicuri. Alat ini bukan barang biasa, ini merupakan jantung sistem pemantauan gempa dan pergerakan tanah. Kalau Kelud aktif lagi, alat inilah yang seharusnya memberi peringatan dini.

‎Bayangkan, satu per satu perangkat penting digondol, mulai dari seismograf, panel surya, aki, sampai kabel-kabel penghubung. Hasilnya, data dari titik pengamatan itu putus sejak Senin (8/9/2025). Artinya, sebagian mata kita untuk mengawasi Kelud kini buta.

‎Lalu siapa yang salah?
‎Mudah untuk bilang, pencurinya lah yang kejam. Mereka tega menukar keselamatan ribuan orang dengan beberapa barang bekas yang mungkin dijual murah. Tapi, apakah hanya pencuri yang salah?

‎Bagaimana dengan sistem penjagaan? Alat miliaran rupiah dipasang di jalur pendakian, terbuka, tanpa pengamanan ketat. Baru ketahuan hilang setelah data macet. Ini jelas kelalaian. Bagaimana mungkin aset vital bencana bisa dijaga se-longgar itu?

‎Di satu sisi, pencuri tega. Di sisi lain, negara lengah. Hasilnya sama, masyarakat yang tinggal di kaki Kelud jadi pihak paling dirugikan. Karena kalau nanti ada erupsi, keterlambatan peringatan bisa jadi taruhan nyawa.

‎Bagaimana menurut kalian, siapa yang paling layak disalahkan, pencuri yang serakah, atau penjaga negara yang lalai? Dan yang lebih penting, apa langkah nyata supaya tragedi seperti ini tidak terulang?(Wartabanjar.com/vri/berbagai sumber)

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca