WARTABANJAR.COM, BALIKPAPAN – KMP Muchlisa, kapal feri yang melayani rute Balikpapan–Penajam, tenggelam di perairan Teluk Balikpapan pada Senin (5/5/2025) sekitar pukul 15.15 WITA.
Kapal tersebut mengalami kebocoran akibat kerusakan pada propeller, yang menyebabkan as patah dan air masuk ke dalam lambung kapal. Anak Buah Kapal (ABK) segera melakukan tindakan darurat dengan menambal kebocoran dan menjaga kestabilan kapal, namun upaya tersebut tidak berhasil mencegah kapal karam.
BACA JUGA:Leao Mengamuk! AC Milan Comeback Dramatis Tumbangkan Genoa 2-1
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Balikpapan, Dody Setiawan, menyatakan bahwa dari total 44 orang di kapal, terdiri dari 23 penumpang dan 21 kru, sebanyak 42 orang berhasil dievakuasi dengan selamat. Namun, dua ABK dilaporkan masih hilang dan diduga terjebak di dalam kapal yang tenggelam.
Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap dua ABK yang hilang. Operasi penyelamatan sempat dihentikan sementara karena kondisi cuaca yang tidak mendukung, namun dilanjutkan kembali pada hari berikutnya.






