VIDEO – Miris! Dokter Kandungan Kosong, Ibu Hamil Mengalami Keguguran

    WARTABANJAR.COM – Seorang ibu hamil asal Kelurahan Tanjung, Kota Bima, berinisial A (40) mengalami keguguran setelah dua hari pendarahan. A tidak mendapatkan penanganan dari dokter kandungan karena kebetulan seluruh dokter spesialis di kota tersebut tengah cuti, ada yang sakit, atau ada juga yang sedang menjalankan ibadah keagamaan.

    Kejadian bermula pada Rabu malam, 2 April 2025, saat A merasakan sakit di perut bagian bawah dan mendapati bercak darah saat buang air kecil. Bersama suaminya, Haris, A segera dilarikan ke IGD Puskesmas Paruga, namun hanya mendapatkan pemeriksaan ringan oleh perawat. Petugas menyarankan A untuk kembali pada 8 April karena dokter yang dapat melakukan pemeriksaan USG sedang libur. A juga tidak diberikan obat penguat janin karena harus diresepkan oleh dokter kandungan.

    Pada Kamis, 3 April 2025, kondisi A semakin memburuk dengan pendarahan terus terjadi disertai nyeri hebat. Haris mencoba menghubungi RSUD Kota Bima, namun mengetahui bahwa seluruh dokter kandungan sedang tidak aktif. Pada Jumat dini hari, 4 April 2025, sekitar pukul 01.10 WITA, A kembali dilarikan ke RSUD Kota Bima, namun dokter kandungan tetap tidak tersedia. Petugas medis yang berjaga memberikan pertolongan darurat, namun janin yang tidak aktif keluar dari tubuh A, yang kemudian dinyatakan sebagai keguguran.

    Direktur RSUD Kota Bima, dr. Fathurrahman, menjelaskan bahwa rumah sakit menerima pasien pada malam hari setelah ditangani di Puskesmas, dan biasanya dokter spesialis sudah berkoordinasi sebelum cuti untuk memastikan pelayanan tetap tersedia. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima, Ahmad, menambahkan bahwa pasien diperiksa oleh bidan jaga di RSUD dan disarankan untuk melakukan USG ke dokter praktek karena poli RS saat itu tutup.

    Baca Juga :   VIDEO - Haul Datu Kelampayan Ke-219 Dihadiri 200 Ribu Jemaah dari Berbagai Daerah

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI