Lautan Jemaah Padati Haul Datu Kelampayan, Kelotok Jadi Jalur Penyelamat!

    WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Ribuan jemaah dari berbagai daerah mulai membanjiri kawasan Desa Dalam Pagar, Kabupaten Banjar, untuk menghadiri Haul ke-219 ulama besar Syeikh Muhammad Arsyad Al Banjari atau yang lebih dikenal dengan Datu Kelampayan.

    Sejak pagi, arus kedatangan jemaah terus mengalir deras. Jalanan menuju Masjid Tuhfaturroghibin, lokasi utama pelaksanaan haul, tampak penuh sesak. Banyak jemaah yang memilih berjalan kaki karena kendaraan tidak bisa menembus padatnya kerumunan.

    Pantauan Warta Banjar, area jembatan yang menjadi akses utama ke Desa Dalam Pagar tampak dijejali ribuan orang. Namun, panitia haul telah menyiapkan solusi alternatif berupa kelotok—perahu bermesin khas Kalimantan—untuk membantu jemaah menyeberangi sungai.

    Fasilitas ini disambut antusias oleh jemaah yang kesulitan melewati jembatan karena penuh sesak. Kelotok menjadi penyelamat bagi mereka yang ingin cepat sampai ke lokasi utama acara haul.

    BACA JUGA:Sebentar Lagi Gelar Fan Meeting, Lee Min Ho Tak Sabar Ingin Segera Bertemu Penggemarnya di Indonesia

    Naik kelotok lebih cepat, tidak perlu berdesak-desakan lewat jembatan,” ujar Yeni, salah satu jemaah asal Banjarbaru.

    Keberadaan kelotok tak hanya mempercepat akses, tetapi juga memberikan pengalaman unik bagi jemaah luar daerah yang belum pernah menyeberang sungai khas Kalimantan Selatan.

    Pihak panitia juga memastikan keselamatan dan kenyamanan jemaah selama proses penyebrangan. Sejumlah petugas berjaga di dermaga penyeberangan dan mengatur alur antrean agar tetap tertib.

    Baca Juga :   Sampah Meluber di Jalan Cemara Banjarmasin, Warga Keluhkan Aroma Tak Sedap

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI