WARTABANJAR.COM, MARTAPURA-Akibat kembali maraknya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan sedang memasuki musim kemarau, sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar mengalami krisis air bersih.
Pada 25 Juli 2024 lalu, Pemerintah Kabupaten Banjar telah menetapkan status siaga darurat bencana karhutla dan kekeringan akibat musim kemarau.







