WARTABANJAR.COM, KANDANGAN – Sekretaris Daerah Hulu Sungai Selatan (HSS), H Muhammad Noor, didampingi Kepala Dispera KPLH, Ronaldy Prana Putra, beserta tim teknis melakukan pemantauan sekaligus mengevaluasi terhadap penanganan pengendalian air limbah tambang batu bara PT Antang Gunung Meratus (AGM) dan KUD Karya Murni.
Ia mengatakan, tim teknis turun untuk terus memastikan dan mendorong pihak AGM untuk bisa menyelesaikan target yang ditetapkan.
Diharapkan nantinya dengan pengelolaan limbah air PT AGM ini bisa terus mengurangi dampak negatif terhadap sungai, terutama di Sungai Amandit.
“Kami kembali turun ke lapangan dari tim teknis yang dibentuk Bupati HSS, H Achmad Fikry, terkait dengan penanggulangan kekeruhan Sungai Amandit, jadi selaku ketua tim teknis menindaklanjuti pertemuan kemarian yang dilaksanakan sekitar satu bulan lalu,” katanya, Rabu (9/6/2021).







