KPK Bantah Megawati Jika Kadernya Ingin Jerat Kader PDIP

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah kritik Megawati Soekarnoputri,Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada penyidiknya Rossa Purbo Bekti. Hal itu karena penyidikan dugaan tiga kasus korupsi di Pemerintah Kota Semarang/

Setidaknya dua kali Mega mengkritik Rossa atas pemeriksaan sejumlah kader PDIP pada kasus buron Harun Masiku. Presiden ke-5 tersebut awalnya menantang Rossa untuk bertemu dirinya, yang disampaikan saat pidato pelantikan pengurus DPP PDIP, Jumat (05/07/2024).

Dua pekan kemudian, KPK melakukan penggeledahan kantor dan rumah dinas Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Jumat (14/07/2024). Bahkan, Kader PDIP ini dikabarkan masuk dalam daftar tersangka dan pencegahan ke luar negeri.

“Kembali saya sampaikan bahwa KPK dalam hal ini penyidikan hanya bekerja berdasarkan kerangka hukum, apabila ada alat buktinya maka dapat dinaikkan,” kata Jubir KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto pada wartawan, Selasa (30/07/2024).

“Dalam hal ini kebetulan bersamaan dengan statemen ibu Megawati, namun tidak ada hal yang disengaja, tidak ada KPK menargetkan partai-partai tertentu,” tambahnya seperti dikutip Wartabanjar.com.