Hujan Mulai Mengguyur Banjarmasin, Warga Cemas Sungai Meluap dan Sebabkan Banjir
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Di tengah kemarau panjang, Kota Banjarmasin akhirnya diguyur hujan akhir Oktober 2026 lalu. Tercatat dua kali hujan turun di wilayah Kota Seribu Sungai ini.
Pertama hujan deras disertai angin cukup kencang, kilat dan guntur terjadi pada Senin (26/10/2026) malam. Kemudian, hujan kembali membasahi Banjarmasin pada Sabtu (31/10/2026) siang.
Merespon hujan yang telah mengguyur wilayah Banjarmasin itu, warga pun mulai mewanti-wanti terjadinya banjir atau masalah genangan air di permukiman mereka.
Salah satu permukiman warga yang kerap dilanda banjir atau masalah genangan air ketika musim hujan tiba, yakni RT 35 Kelurahan Pekapuran Raya, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin.
Ketua RT 35, Helmi, menuturkan dirinya dan warga di permukiman itu kini mewanti-wanti terjadinya banjir atau genangan air di kompleks itu.
Apalagi, permukiman RT 35 letaknya perisis di kawasan Sungai Guring atau Sungai Pekapuran.
"Beberapa hari lalu itu kan sudah mulai hujan di Banjarmasin sini. Nah kita warga di sini takutnya banjir lagi. Soalnya kan di sini langsung di sungai. Takutnya sungainya meluap gitu," ujarnya, Senin (02/11/2026).
Baca Juga: Proyek Drainase Jalan KS Tubun dan Kelayan B Menunggu Pembuktian
Baca Juga: Warga Berharap Tidak Asal Jadi, Dinas PUPR Banjarmasin Bangun Drainase di Sejumlah Lokasi
"Memang sudah ada saluran drainase yang baru dibangun termasuk di RT kami ini dan tentu bermanfaat drainase itu. Tapi bagus kalau sungainya juga dikeruk biar tidak dangkal nanti," katanya lagi.
Kecemasan yang sama turut dilontarkan Sukamto, Ketua RT 6 Kelurahan Pemurus Baru, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin.
Ia dan warga di kawasan itu masih khwatir kalau banjir atau genangan air kembali terjadi di kala hujan mengguyur Banjarmasin.
"Sekarang sudah mulai hujan, yang masih ditakutkan itu air tergenang lagi. Di sini RT 6 yang paling parah genangan air itu di Gang 3,4 dan 5," ujarnya.